Sabtu, 20 Februari 2010

FANFIC kim bum hero DBSK So ji sub

Chapter 7

part 1

hening. Aku, changmin, dan jae joong sdang duduk bertiga di meja makan.
Changmin pulang tepat ketika aku hendak beradu mulut dengan jae joong. SehingGa aku pun memilih diam dan menyambuT KeDatangan changmin dan menyuruhnya berganti baju lalu menyusul aku dan jae joOng di ruang makan.
Jae joong terlihat kesal. Aku mencibir. Sejak aku bilang luka di tanganku ini luka kecil dia terlihat sangat marah. Sepertinya dia sangat khawatir dengan luka di tanganku ini. Tetapi tidak tahu juga lah. Lagian mana mungkin dia mengkhawatirkan aku sampai beGiTu berlebiHan. Bisa kiamat dunia ini jika iTu terjadi!
"nona, gwenchana?"
"gwenchanayo chamin-a,gomawo sudah mengkhawatirkanku."

changmin tersenyum. Aku blas terSenyum semanis mungkin. Changmin memang sangat berbeDa dengan kakaknya,jae joong.
"tidak usah kau khawatirkan dia changmin-a, cewek pyscho seperti itu tidak akan mati hanya karena luka KECIL Seperti iTu"

aku melirik jae joOng sebAl. Jae joOng sdang asik menyuapkan sup ikan peDAs ke muluTnya tanpa seDikit pun merasa tidak enak padaku.
Changmin yang meliHat keadaAnKu dan jae joOng hanya bisa terSenyum pahit. Dia sdah paham bTul, aku dan jae jooNg memang tidak bisa akur.
"akh! Kenyang! Huamz, aku menganTuk sekali."
"kalo ngantuk ya tidur susah benar"
"tanpa kau beritahu juga aku memang mau tidur!"

jae joOng menatapku sebAl. Aku mencibir. Changmin terSenyum kecil meliHat tingkah kami.
"eh, gelas ini seperti bukan gelasku?"

aku yang seDang menyuapkan sup ikan pdas iTu terSeDak. ChangMin memberiku segelas air dan mengelus - elus lembut punggungku.
Jae joong menatapku heran,changmin yang menyadari hal itu segera mengalihkan pembicaraan.
"hyung, bagaimana kuliahmu? Lancar -lancar sajakah?"

jae joong menatap changmin heran.
"wae?kuliahku lancar -lancar saja,memangnya ada apa changmin? Knpa kau tibA-tiba bertanya?"

changmin hanya terSenyum kecil sambil mengangkat bAhu. Wajahku memucAt. Apakah jae joong sadar bAhwa mugnya aku ganti?
Jae joOng kembAli menatap mugnya, dahinya berkerut. Di elus -elus nya mug kesayanganNya iTu. Lalu di teliti pelan-pelan.
Aku hanya bisa terdiam meliHat aksinya. Nafasku tercekat,hatiku berdEbAr. OMMO,jgn smpai dia sadar bAhwa iTu bukan mugnya!
Jae joOng mengGeleng, lalu meneguk kembAli isi dri mug iTu.
Aku dan changmin mengHela nafas lega berSamaAn. Jae joOnG Tidak menyadri mugnya sudah kuTukar.
Tiba-tiba matanya melirik ke arah tanganku yang di perbAn. Ia lalu melotot. Menaruh gelasnya, menatap gelas iTu lalu menatapku tajam.
"hye woN,apa yang kau pecAhkan tadi paGi? "
"ne?"
"aku tanya, apa yang kau pecAhkan tadi paGi?"

wajahku memucAt. Kurasakan tanganku bergetar. Changmin berusaha menenangkanku. Ia mengelus pelan pungGungku.

"ya, so hye won!! Aku sdang bertanya padamu!"

suara jae joOng yang meningGi membuatku tambAh gugup. Bibirku bergetar. Suaraku tercekat. Aku hanya bisa menunduk sambil meremas jari tanganku.
Jae joOng yang meliHat tingkahku seperti menyadari sesuaTu, ia berjalan menuju dapur. Di bukanya tUtUp toNg sampah dan ia mendEsah panjang.
Dengan segera di ambilnya pecahan mug yang berada di toNg sampah dan di bAwanya ke meja makan.
Jae joOng menatapku tajam. Aku terdiam meliHat pecAhan mug yang terletak di dEpanKu.
"apa ini?"

aku diam.

"APA INI??"

aku dan changmin terloNcAt. Kaget. Aku mendoNgak menatap jae joOng kesal.
"tidak bisa kLo berbicara tidak pake teriak kah? Bisa tuli aku mendengar suara mu!"

seDeTik kemudian ku sesali ucApanku. Jae joOng terliHat dingin. Dengan matanya masiH menatapku tajam. Ia benar-benar marah.
"mian,aku berlebihan. " ia terdiam. Tanpa seDikitpun mengaliHkan pandanganNya dari diriku.
Aku menatap tajam dirinya. Aku tahu ia benar - benar marah.
Changmin yang menyadari siTuasi yang gawat segera berusaha menenangkan.
"hyung, sudahlah. Aku yang memberi idE unTuk menukarkan mug milik hyung dngan mug yang sama. Aku tahu jika hyung tau mug kesayangan hyung pecAh hyung akan marah besar. Maka dari iTu aku__"

jae joOng menatap changmin tajam. Membuat changmin mengHentikan ucApanNya. Changmin tertUnduk, dan berbisik kecil padaku."miane nOna, hyung tidak mau mengdEngar penjelasanku."
aku menelan ludah. Dan terSenyum kecil padanya. Mataku masiH menatap jae joOng tajam. Dan begItUpun dEngan jae joOng.
"kudae, aq salah. Aku telah memecAhkan gelas mu. Aku minta maAf. JeoNgmal mianheyo."

jae joOng masiH menatapku tajam. Aku gelisah. Bingung. Apa laGi yang harus aku katakan padanya.
"ya! Aku kan sudah minta maAf padamu! Kenapa kau masiH meliHatku seperti ingin memakanku! LaGipula aku sudah mengGanti mug mu dgn mug yang sama! Bukankah semuanya sudah selesai?"

jae joOng masiH menatapku tajam. Dan kali ini bertambAh tajam, aku bisa merasakan kemarahan yang besar dari tatapanNya. Apakah aku salah berbicAra?
"wae?kau tidak puas dEngan mug iTu? SebuTkan saja harganya brP akan ku ganti!!"

changmin menarik-narik tanganku. Aku menepis tangan changmin kasar. aku menatap jae joong tajam. jae joong terlihat menahan marah. tubuhnya bergetar.
diam -diam dalam lubuk hatiku terbesit perasaan bersalah. aku sadar, perkataan ku tadi sangat tak pantas untuk diucapkan. aku tahu perkataan ku tadi telah melukai hatinya. aku tahu bahwa jae joong pasti sangat terluka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar