Jumat, 05 Februari 2010

FANFIC kim bum Hero DBSK So ji sub 1

Chapter 1

"ji sub oppa! Bangun!"
"aku sudah bangun hye won"

aku pun bergegas menuju kamar selanjutnya setelah mendengar suara ji sub oppa.

"changmin-a!! Bangun!!"
"sudah nona"

segera ku alihkan ke kamar selanjutnya.

"jae joong oppa! Bangun!!"
tidak ada jawaban.

"jae joong oppa!!! Bangun!?!"
tidak ada jawaban.

"aish!! Selalu saja begini setiap pagi!! Sebenarnya apa kerjanya tiap hari sih! Selalu saja susah dibangunkan" ujarku menggerutu sendiri di depan kamar jae joong sambil menggedor - gedor pintu kamarnya.
"ya!!!! Jae joong oppa! Bangun! Jae joong oppa!!!"
tidak ada jawaban.

Ku coba membuka pintu kamarnya. Terkunci.
"aish!!?!"

Dengan kesal ku ambil kunci kamar cadangan yang terletak di lantai 1 rumah kami. Ji sub oppa dan changmin yang seDang gosok gigi hanya menggelengkan kepalanya mendengar langkah kakiku yang ku hentakkan keras - keras.

"ya!!! Jae jong oppa! Bangun! Atau aku akan memakai kekerasan untuk membangunkanmu!"
tidak ada jawaban.

Segera kubuka pintu kamar jae joong dengan kunci cadangan yang berada ditanganku. Dengan sekuat tenaga ku dorong pintu kamar tersebut.

"aish!! Kamar apa kebun binatang ini! Tidak ada bedanya dengan kandang hewan didalam sini!"

ku edarkan mataku ke seluruh penjuru kamar. Baju berserakan. Bekas bungkus roti. Kertas lecek. Bantal guling. Semuanya tercampur menjadi satu di lantai kamar. Sementara yang punya kamar terlelap di atas ranjang dengan posisi yang sangat aneh.
Ku ambil guling yang terjatuh di lantai,dan aku menuju tempat tidur jae joong. Dengan sekuat tenaga ku pukul punggungnya dengan bantal.

"aduhh! Sakit"ujar jae joong mengelus - ngelus punggungnya.
"oppa! Bangun! Nanti kau telat ke kampus!"
jae joong meringis,dan menatapku kesal.
"ya!!! Bisa dengan cara biasa tidak sih kau bangunkan aku? Bisa mati aku kalau kau bngunkan dgn cara itu setiap hari!!"
"mweo? Dengan cara biasa? Bisa rusak pita suaraku jika aku bangunkan kau dengan cara biasa!! Tidur koq seperti orang mati! "
"ya!! Kau mengataiku orang mati? Kau tak lihat aku sehat bugar begini? Tak bisa bedakan orang mati dengan orang sehat ya?"
"aish! Iya,iya,miane, kau bukan orang mati hanya orang gila! Lama-lama aku bisa tertular gila jika setiap pagi seperti ini"
"mweo? Aku gila? Ya!! Kau__"
"sudah sudah aku tidak ingin berdebat lagi, cepat mandi, kau bisa telat nanti." ujarku memotong ucapannya. Aku tahu bisa -bisa sampai malam jika aku terus meladeni ucapannya.

Segera aku berbalik keluar kamar, ketika ku lihat wajah jae joong sudah segar.
Jae joong menatap ku kesal,lalu mengacak - acak rambutnya. Dan merebahkan tubuhnya kembali ke kasur.
Ketika hendak keluar kamar,aku kembali berbalik untuk melihat apakah jae joong benar2 sudah bangun.
Dia tertidur lagi.

"JAE JOONG OPPA!!!"
jae joong langsung beranjak dari tempat tidurnya dan bergegas ke kamar mandi.
***

"ya!!! ini apa ???"

aku melirik enggan ke arah jaejoong.
" bubur ayam" ujarku malas.
" bubur ayam??? makanan apa itu???"
" makanan khas indonesia." ujarku malas. ji sub oppa dan changmin hanya tersenyum melihat tingkah ku dan jaejong yang seperti anak kecil.

" aish!!! kau bilang ini makanan? ini cuman nasi lembek yang diberi kuah kari dan kecap!!!"
"ya!!!!! kau bilang apa? kau berani menghina makanan dari negara ku???"
" aku tidak menghina makanan dari negara mu, tapi ini kenyataan, kau bisa lihat sendiri isi mangkok ini hanya nasi lembek dengan kuah kari dan kecap. kau ingin membunuhku ya? aku tidak bisa makan makanan seperti ini"
" mweo??"
" aishh!! benar - benar sial aku mengikuti keinginan papa untuk tinggal di korea. coba saja aku masih di amerika,setiap pagi aku tidak akan mendapat kesialan seperti ini!!!"

aku melotot. aku rasa sudah cukup kesabaranku pagi ini.kurasakan muka ku memanas.
benar - benar menyebalkan makhluk satu ini!!! tidak henti - hentinya dia mengejekku dari berbagai arah!!
tangaku mengepal. ji sub oppa yang menyadari kemarahanku langsung menghela nafas panjang.

" hye won, jae joong sudahlah. hentikan.. semangat makanku jadi hilang melihat tingkah laku kalian"
" nona, sudahlah. kak jae joong memang sifatnya seperti itu. kau sendiri juga sudah tau kan? semakin diladeni dia akan semakin menjadi." ujar changmin.

ku pandangi wajah ji sub oppa dan changmin yang terlihat melas. tersirat iba dihatiku dan langsung hilang seketika marahku. memang, jika aku dan jae joong sedang bertengkar. pasti mereka berdua yang melerai. aku tidak kuat melihat wajah mereka yang sedang 'memohon'.
aku pun langsung duduk. kugeser kursiku menjauhi jae joong. dan menyantap bubur ayam yang terletak di meja makan dengan lesu.

"ya!!! kenapa kau menggeser kursi mu jauh - jauh dari ku? memangnya aku kuman apa??"
" jae joong oppa!"

jae joong oppa menatap changmin dengan muka 'ada-apa-sih?-ini-bukan-salahku-tau' nya. changmin melotot ke arah jae joong dan memasang wajah seram, sehingga jae joong bergidik melihatnya. ji sub oppa terkikik melihat jae joong.

"sudah- sudah. hye won, aku berangkat dulu ya! kau mau aku antar tidak?"
"anneyo"
"ya sudah, aku berangkat dulu yah"
" oppa , aku ikut"

changmin dan ji sub oppa bergegas keluar rumah.
"hati2 hati dijalan yah"

***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar